Inspirator

inspirator Pahlawan berbuat melampaui dirinya. Inspirator berkarya melampaui tujuannya. Siapapun dia, bersama-sama saling memberi manfaat untuk semua.

Alkisah seorang pemuda menemui seorang biksu. Tolong ramalkan masa depan saya, katanya. Awalnya sang biksu menolak, karena dia bukanlah peramal. Si pemuda terus mendesak. Baiklah pemuda yang tidak sabar, kata biksu, tapi ingatlah ramalanku tidak pernah salah. Si pemuda menganguk takjub. Sambil melihat garis tangan pemuda itu, biksu pun berkata: “Masa depanmu… tidaklah pasti.” Biksu itu memang tidak salah.

Mari kilas balik ke belakang. Andaikan tidak ada James Watt yang menciptakan mesin uap, akankah terjadi revolusi industri yang memodernisasi dunia ? Andaikata Michael Faraday tidak menemukan listrik, mungkinkah manusia terdorong membuat komputer? Bila Walter Brattain, John Bardeen, dan William Shockley tidak menemukan transistor, akankan PC segenggaman tangan tercipta jua?

Kita tidak pernah tahu, karena masa depan tidaklah pasti. Sejarah memang menyatakan, orang-orang di atas ada dan memberikan temuan-temuan penting bagi umat manusia. Temuan yang lambat laun dianggap given, pemberian. Tidak perlu tahu siapa yang dulu mengoprek-oprek listrik, sudah ada dari sono-nya. Toh cepat atau lambat, sesuai tuntutan zaman, seseorang akan menemukannya juga. Namun mereka memberi banyak arti.

Inspirator adalah orang yang memberi inspirasi, ilham, gagasan atau pemikiran. Banyak cara seseorang menjadi inspirator bagi orang lain, bahkan melalui jalan yang tidak disangka-sangka. Seorang penemu seperti Thomas Alva Edison, sudah tentu mengilhami banyak orang melalui kegigihannya bereksperimen. Ia menghasilkan karya yang melampaui zamannya, membawa manfaat besar bagi umat manusia.

Menurut sejarawan, pahlawan adalah orang yang mampu melampau dirinya. Bersedia berkorban, baik harta maupun nyawa sekalipun. Pahlawan bangsa seperti Soekarno dan Hatta, melampaui diri pada zamannya, memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Mereka mewariskan nilai-nilai baik bagi bangsa ini. Karya-karya monumental yang senantiasa memberikan inspirasi bagi generasi penerus bangsa.

Tentu tidaklah harus seorang penemu besar atau pahlawan nasional yang layak dijadikan inspirator. Di era teknologi informasi ini, siapapun bisa dan perlu menjadi inspirator. Melalui karya atau cerita. Media yang tersedia beragam, salah satunya Internet. Misalnya dengan membuat blog, murah tapi efektif. Siapa yang akan membaca, tidak perlu dipikirkan. Cepat atau lambat perayap Google akan datang, membawa serta pembaca.

Dalam suatu kesempatan di Facebook, seseorang meng-add saya sebagai teman. Konon katanya, program saya menginspirasi dia untuk kuliah di universitas yang sama. Sebuah program kecil, 15 tahun yang lalu. Saya lihat, teman tadi tampaknya sukses menjadi pembicara di berbagai seminar. Ternyata inspirasi kecil bisa membawa manfaat besar.

Bangsa ini butuh banyak pemikiran-pemikiran positif. Keteladanan menjadi kunci dari berbagai masalah di negeri ini. Seringkali, antara pemimpin dan yang dipimpin tidak saling mengerti. Menulis di blog bisa menjembatani hal ini. Seperti curahan seorang wartawan yang menjadi Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan. Lewat tulisan-tulisannya di berbagai media, menginspirasi kesadaran banyak orang. Mengurai masalah dengan cara pikir sederhana, tapi membawa manfaat tak terkira.

Sayangnya, jejaring sosial saat ini condong sekedar berbagi ceria dibanding cerita. Situs seperti Facebook, hanya menjadi ajang para narsisme. Status berbalas komentar, dan berlalu tanpa arti. Buah pikiran apa yang terbangun dari 140 karakter di Twitter? Ironisnya, kegiatan ber-blogging yang sebelumnya populer malah kian berkurang. Semakin banyak blog yang tidak update hingga berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Mudah-mudahan, hanya metamorfosis untuk menjadi lebih baik.

Kita butuh banyak bola-bola salju kecil, saling menggelinding dan menggumpal menjadi besar. Seperti halnya seorang visioner teknologi Steve Jobs yang belum lama ini berpulang. Jobs bukanlah Edison atau James Watt, tapi memiliki tempat yang sejajar, menginspirasi banyak orang melalui karya-karyanya. Sejarah mencatat masa lalu, dan masa depan tidaklah pasti. Semua orang bisa menjadi pahlawan, semua orang patut menjadi inspirator. Semoga kita semua saling memberi manfaat untuk sesama.

Maykada Harjono
oguds@wawan.web.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s