Kisruh DPT, Menuntut Hak Itu Benar

image Kinerja KPU yang carut-marut sudah berlangsung sejak Pemilu Legislatif kemarin. Saat itu yang sangat mengemuka adalah kisruh DPT, di mana banyak orang yang kehilangan hak pilih. Laporan kisruh ini berasal dari banyak media, baik cetak maupun elektronik. Dari koran-koran, situs Internet, hingga milis ke milis. Sesuatu yang sifatnya massal dan baru terjadi di Pemilu 2009 ini.

Kisruh Daftar Pemilih Tetap (DPT) seharusnya menjadi keprihatinan bersama, semua Calon Presiden, karena semua pihak dirugikan. Bila ada pihak-pihak yang aktif menuntut haknya, itu benar, jangan hanya mengamini kelalaian KPU. Cukup aneh bila Capres dari Partai Demokrat terkesan hanya berdiam diri, meskipun mengaku ikut dirugikan, sehingga memancing tanda tanya besar: ada apa? Bukan saatnya rakyat ditindas dengan permainan keji pihak-pihak tertentu.

Sayangnya sifat kritis ini menghilang dari pendukung SBY, sehingga cenderung mengecam pihak-pihak yang mengkritisi DPT ini. Padahal kewajiban negara agar setiap rakyat mendapatkan hak untuk berdemokrasi dengan benar. Jangan dibalik, rakyat menuntut hak malah dianggap sesuatu yang tidak pantas, mengacaukan jadwal Pemilu. Rasa-rasanya logika berpikir pendukung SBY ini semakin tidak rasional, terbuai dengan kemapanan semu, tunduk patuh terhadap apapun hasilnya. Bahkan bila mengaku ikut dirugikan.

Bagaimana seharusnya kita bersikap? Transparansi DPT, itulah yang dibutuhkan. Menjadi tugas KPU untuk melakukan penjelasan atas dugaan penyimpangan DPT dari para tim Capres. Rakyat tidak berharap isu kisruh DPT ini dipolitisasi sehingga berpotensi menghilangkan legitimasi Pemilu. Bila memang terjadi masalah di sini, penundaan Pemilu dapat menjadi pilihan. Lebih baik menjaga Pemilu agar berkualitas, daripada melanjutkan Pemilu dengan hasil yang asal-asalan. Kelangsungan pemerintahan 5 tahun ke depan sangat ditentukan dari proses Pemilu yang berjalan dengan baik dan benar.

2 Komentar »

  1. kisruh..kisruh..kisruh..
    apa jalan keluarnya
    keluarkan data dpt biar di check sama parpol..
    simpel kan

  2. dadigen said

    Wah… aku NO COMMENT deh. hehe…

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s