Prosedur Penjatahan Tender Offer Indosat

image Indosat (ISAT) mengadakan tender offer pembelian saham kepada publik mulai 20 Januari s/d 18 Februari 2009. Informasi ini telah banyak diketahui melalui media cetak maupun elektronik. Namun sayang prosedur penjatahan dalam menentukan berapa saham yang akan terbeli tidak banyak diketahui, termasuk bertanya kepada custumer support dari perusahaan sekuritas. Berikut salinan yang didapat dari “PERNYATAAN PENAWARAN TENDER” oleh Qatar Telecom (Qtel) Q.S.C, beserta penjelasan tambahan.

Prosedur Penjatahan

Apabila secara keseluruhan jumlah Saham Seri B yang ditawarkan dalam Penawaran Tender ini dan Saham Seri B yang diwakili oleh ADS yang ditawarkan dalam Penawaran Amerika Serikat (keseluruhan jumlah tersebut untuk selanjutnya disebut sebagai “Jumlah Total Penawaran”) melebihi 1.314.466.775 Saham Seri B (termasuk Saham Seri B yang dimiliki sebagai ADS), maka Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender hanya akan membeli sebanyak-banyaknya 1.314.466.775 Saham Seri B (termasuk Saham Seri B yang dimiliki sebagai ADS) dalam Penawaran Tender ini dan Penawaran Amerika Serikat dari pemegang saham dan pemegang ADS, secara proporsional dan tergantung kepada hasil penjatahan.

Penjatahan Saham Seri B dan ADS akan dilakukan berdasarkan faktor penjatahan, yang merupakan hasil bagi dari 1.314.466.775 dibagi dengan Jumlah Total Penawaran. Jika sebagai hasil dari penerapan faktor penjatahan:

  1. Jumlah saham yang telah dijatahkan menjadi kurang dari 1 lot, maka saham tersebut akan dibulatkan ke atas menjadi 1 lot;
  2. Jumlah saham yang telah dijatahkan menjadi lebih dari 1 lot dan memiliki komponen odd lot sejumlah sama dengan atau lebih besar dari 250 Saham Seri B, maka saham tersebut akan dibulatkan ke atas mendekati satuan lot terdekat;
  3. Jumlah saham yang telah dijatahkan menjadi lebih dari 1 lot dan memiliki komponen odd lot sejumlah kurang dari 250 Saham Seri B, maka jumlah saham tersebut akan dibulatkan ke bawah mendekati satuan lot terdekat;
  4. Penjatahan Saham Seri B akan dilakukan dengan memperhatikan satuan perdagangan yang berlaku di bursa efek tanpa pecahan.

Penjatahan akan dilakukan pada Tanggal Penjatahan dan konfirmasi tertulis penjatahan dapat diperoleh pada PT EDI Indonesia pada 23 Februari 2009. Jumlah akhir Saham Seri B (termasuk Saham Seri B yang dimiliki sebagai ADS) yang dibeli oleh Pihak Yang Melakukan Penawaran Tender tergantung kepada hasil penjatahan.

Pengembalian

Setelah dilakukannya penjatahan sebagaimana dimaksud di atas, Saham Seri B yang tidak dibeli dalam Penawaran Tender ini akan dikembalikan ke rekening efek Pemohon oleh KSEI sebagaimana tercantum dalam Formulir Penawaran Tender pada 23 Februari 2009 (“Tanggal Pengembalian Saham”).

Perhitungan

Sebelum melakukan tender offer Qtel telah memiliki (secara tidak langsung) 40,81% saham Indosat, yaitu sejumlah 2.217.590.000 saham. Berdasarkan Surat BAPEPAM-LK Qtel diperbolehkan untuk melakukan tender atas seluruh sisa Saham Seri B (termasuk Saham Seri B yang dimiliki sebagai ADS) Indosat selain Saham Seri B yang dimiliki oleh Qtel dan afiliasinya. Batas maksimal kepemilikan saham Indosat yang diperbolehkan adalah 65%. Dengan demikian tersisa 24,19% atau 1.314.466.775 saham.

Total Saham Seri B yang dikeluarkan Indosat sebanyak 5.433.933.499 dan saat pelaksanaan tender 44,9% masih dimiliki oleh publik. Dengan demikian persentase saham yang akan dibeli Qtel dari publik adalah 24,19 / 44,9 = 0,54%. Secara sederhana, kemungkinan suatu saham yang ditawarkan akan dibeli minimal 1:2. Jadi bila kita menawarkan 4 lot saham, sudah pasti akan terbeli 2 lot saham. Per 29 Januari 2009 selisih harga saham Indosat dan harga yang ditawarkan pada tender offer adalah 30%, sehingga keuntungan yang akan dperoleh adalah 30 / 2 = 15%.

Keuntungan sekitar 15% dalam 1 bulan tidaklah besar, tetapi di tengah ketidakpastian bursa saham saat ini, apalagi bila mengalami kerugian investasi, cukuplah menghibur. Misalnya bila memiliki 4 lot (2000 lembar) saham Indosat bernilai Rp 11.300.000, setidaknya akan diperoleh Rp 1.695.000. Apalagi bila keseluruhan saham dibeli oleh Qtel, sehingga total mendapat keuntungan Rp 3.390.000. Wow, lumayan juga ya. Selamat berhitung dan berharap, semoga mendapat yang terbaik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s