Free .NET Developer Kit for Communities

Gratisaan. teknologi terbaru Microsoft, mungkin Anda harus memiliki barang yang satu ini. Developer Kit!

Saran saja, jangan terlena dengan racun yang ditebar Microsoft, terutama buat pengembang software. Apalagi Depkominfo termasuk pemrakarsa IGOS (meski cuma macan ompong). Kalo Windows sebagai OS, ya… OK lah.


Dev.Kit ini gk khusus Microsoft kok Mpu. Like Java, .Net can also run under Linux or Mac. Jd, no worry be happy aja. Lg pula, this

Lha ini dia, salah satu korban racun dari Microsoft (hehe). Kalo .Net seperti Java, kenapa tidak memilih Java sekalian? Mono itu juga kepanjangan tangan dari Microsoft (via Novell), targetnya ya menjegal Java. Diskusi soal Mono vs Java khan banyak di Internet.

Kita ingat seperti Samba yang mengekor (tidak resmi) kepada Microsoft, yang akhirnya posisinya serba salah. Maju kena mundur kena. Bagi yang pernah menginstall Samba dgn harapan bisa menggantikan NT, tentu tahu problemnya bisa berlapis-lapis. Sebagian maklum karena ini versi illegal. Meski mono didukung oleh ISO dan ECMA, tapi independensinya tentu dipertanyakan. Apalagi bila prakteknya berlaku mekanisme pasar, yang dikuasai oleh Microsoft.

Contoh lain dulu upaya Microsoft mengendalikan HTML via Internet Explorer. HTML malah jalan di manapun, standarisasinya jelas. Toh yang muncul kemudian situs-situs yang ‘IE Only’. Beruntung muncul Mozilla Firefox yang mampu menjegal IE. Upaya mengontrol dunia pasti selalu ada, dalam segala bentuk. Ini urusannya D-U-I-T. Mirip kayak vetsin di mie instant, sepintas nikmat tapi ujung-ujungnya merusak.

Btw, udah tahu khan plesetan MONO? MON-EY, hehe. Gak ada makan siang yang gratis.

Talk about open source, do not only think about Linux and abuse others. Jangan "bernasionalisasi sempit" karena melihat produk itu bukan Linux. Atau jangan-jangan sudah teracuni Linux-minded.

Yang mana satu neh Linux-minded? Bahkan tidak ada kata Linux di keluar dari keyboard saya. Samba itu contoh gagal dari pengekor teknologi yang dikendalikan Microsoft. Pelajari baik-baik soal Samba, bisa jalan di mana, jangan asal nyeplos. Faktanya adalah: .NET itu ‘nasionalisasi sempit’ karena Microsoft-minded. Jangan memutar-balikkan fakta donk ah.

Dalam hal ini makanya model open system kadang-kadang menjadi keniscayaan, sebuah System yang terbuka, tidak tergantung (not dependend) pada tools/vendor tertentu. Namun open system susah

Intinya memang keterbukaan sistem, tidak bergantung pada teknologi yang dikendalikan vendor tertentu. Coba kita bandingkan secara mudah Java vs .Net, ketika download di sun.com dan microsoft.com, mana yang tersedia untuk banyak OS? Oh iya, ada Mono, kenapa harus pake produk yang berbeda? Coba lihat di http://en.wikipedia.org/wiki/Mono_(software), "Richard Stallman (who is not involved with the project) has claimed it is ‘dangerous’ to use Mono because of the possible threat of Microsoft patents."

Tentu Depkominfo (idealnya) tidak hanya mengurusi produk terbuka, tetapi juga produk tertutup / komersial. Ini demi netralitas belaka. Namun demi kepentingan yang lebih besar, pilihlah produk yang memang sejak awal terbuka dan tersedia luas. Potensi konflik produk seperti Java atau LAMP lebih kecil, lagipula sangat populer di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s