Windows 95 Ditinjau Dari Penggunaan Interupsi

skr_1 Tujuan tulisan ini yaitu untuk melihat sejauh mana hubungan antara Windows 95 dan DOS. Meskipun kedua sistem operasi ini merupakan satu paket dalam Windows 95, tetapi perlu pemahaman lebih jauh tentang keterkaitan keduanya. Dengan menganalisa bagaimana Windows 95 menggunakan fungsi-fungsi DOS di dalamnya, akan didapat pandangan yang jelas bagaimana sesungguhnya posisi Windows 95 terhadap DOS. Lebih lanjut akan memperbaiki pandangan sebagian orang yang menganggap Windows 95 adalah mode grafis/GUI dari sistem operasi DOS. Catatan, tulisan dibuat pada Februari 1999.


1. Latar Belakang Masalah

Windows 95 adalah salah satu sistem operasi yang cukup banyak digunakan hingga saat ini (1999). Kemudahan dalam penggunaan maupun dukungan dari banyak produsen perangkat lunak membuat sistem operasi ini menjadi pilihan utama bagi banyak pemakai komputer. Terlebih lagi bahwa Windows 95, sebagaimana janji Microsoft, merupakan sistem operasi yang benar-benar baru, berbasis 32 bit yang handal dan solid.

Perkembangan Windows 95 hingga bentuknya sekarang tidak terlepas dari struktur sistem operasi pendahulunya, seperti Windows 3.x dan MS-DOS. Walaupun telah banyak terjadi perubahan tetapi Win95 dalam beberapa hal masih memerlukan bantuan MS-DOS, seperti pada saat instalasi atau memulai sistem (booting). Win95 juga tetap menyertakan komponen MS-DOS di dalamnya, yaitu MS-DOS 7.0.

Keterkaitan Win95 dengan MS-DOS ini telah menimbulkan pemahaman yang salah bagi sebagian orang, yaitu Win95 masih menggunakan DOS dalam inti sistemnya. Sebagai sistem operasi yang jauh lebih kompleks dari DOS, sulit dimengerti bahwa Win95 masih mengandalkan fungsi-fungsi DOS dalam melakukan kerjanya. Terlebih bahwa lingkungan kedua sistem operasi ini cukup jauh berbeda.

Untuk melihat sejauh mana hubungan Win95 dengan DOS, maka penulis bermaksud untuk mengadakan uji coba dan analisa tentang penggunaan fungsi-fungsi DOS oleh Windows 95.

Sebagai catatan, meskipun saat ini telah beredar versi terbaru dari seri Windows yaitu Windows 98, tetapi secara garis besar cara kerja kedua sistem operasi ini tidak berbeda. Perbedaan hanya pada perbaikan dan penambahan fungsi/aplikasi. Ditinjau dari segi DOS bisa dibilang tetap seperti pada Windows 95. Setiap uraian pada tulisan ini yang berlaku untuk Windows 95 juga berlaku untuk Windows 98.

2. Tujuan Penulisan

Tujuan tulisan ini yaitu untuk melihat sejauh mana hubungan antara Windows 95 dan DOS. Meskipun kedua sistem operasi ini merupakan satu paket dalam Windows 95, tetapi perlu pemahaman lebih jauh tentang keterkaitan keduanya. Dengan menganalisa bagaimana Windows 95 menggunakan fungsi-fungsi DOS di dalamnya, akan didapat pandangan yang jelas bagaimana sesungguhnya posisi Windows 95 terhadap DOS. Lebih lanjut akan memperbaiki pandangan sebagian orang yang menganggap Windows 95 adalah mode grafis/GUI dari sistem operasi DOS.

Serangkaian analisa dan uji coba diadakan sehubungan maksud di atas, yang semuanya tertuang dalam tulisan ilmiah berjudul: “KEMANDIRIAN WINDOWS 95 TERHADAP FUNGSI-FUNGSI DOS DITINJAU DARI PENGGUNAAN INTERUPSI”.

3. Ruang Lingkup dan Batasan Masalah

Dalam skripsi ini pembahasan akan difokuskan pada cara kerja sistem operasi DOS, cara kerja Windows 95, pembuatan beberapa program untuk menguji penggunaan fungsi DOS oleh Windows 95, dan penarikan kesimpulan terhadap hasil uji coba tersebut. Perangkat lunak yang digunakan yaitu kedua sistem operasi tersebut (satu paket pada Windows 95) dan bantuan kompiler serta debugger aras bawah untuk DOS dan Windows. Perangkat keras yang digunakan sepenuhnya berbasis Intel x86 (80386+).

4. Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini meliputi beberapa cara atau metode berikut.

  1. Studi Kepustakaan. Membaca buku-buku dan bahan-bahan perkuliahan serta buku-buku perpustakaan yang berhubungan langsung atau tidak langsung dengan pembahasan di dalam skripsi. Juga telah dilakukan pengumpulan sumber-sumber informasi melalui internet yang membahas tentang sistem operasi DOS dan Windows 95.
  2. Studi Penelitian dan Uji Coba. Dilakukan serangkaian uji coba untuk melihathubungan sistem Windows 95 dan DOS 7.0. Uji coba ini dilakukan melalui sejumlah program yang berhubungan dengan topik bahasan yang ingin diuji.
  3. Wawancara. Dilakukan beberapa diskusi dan tanya jawab dengan berbagai pihak yang berhubungan dengan data-data yang dibutuhkan dalam skripsi ini.

5. Sistematika Penulisan

Adapun pokok-pokok uraian setiap bab dalam skripsi ini adalah sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

Pada bab ini dicoba untuk menjelaskan tentang latar belakang masalah, tujuan penulisan, ruang lingkup dan batasan masalah, metode penelitian dan sistematika penulisan.

BAB II LANDASAN TEORI

Menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan sistem operasi DOS dan sistem operasi Windows 95.

BAB III PERANGKAT PENDUKUNG ANALISA

Pada bab ini akan dijelaskan tentang perangkat lunak dan perangkat keras yang digunakan dalam pengujian sistem. Ditambahkan pula algoritma dan penjelasan program pencegat/pemantau interrupt yang akan digunakan dalam uji coba.

BAB IV ANALISA HUBUNGAN WINDOWS 95 DAN DOS 7.0

Bab ini berisi inti dari seluruh tulisan ini, yaitu proses analisa dan uji coba terhadap penggunaan fungsi-fungsi DOS oleh Windows 95. Proses ini meliputi eksekusi sejumlah program test dan pemantau, yang hasilnya akan dianalisa lebih lanjut.

BAB V PENUTUP

Bab ini berisi beberapa kesimpulan dari hasil analisa yang dilakukan.

6. Keseluruhan Dokumen

Berikut keseluruhan dokumen dalam format PDF.

  1. Sampul
  2. Bab I
  3. Bab II
  4. Bab III
  5. Bab IV
  6. Bab V
  7. Lampiran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s